Sebelum Ajukan Pinjaman, Kenali Istilah-Istilah Kredit Perbankan Berikut

Meminjam sejumlah nominal uang atau mengajukan pembayaran barang oleh perbankan dan mengembalikannya secara berkala adalah aktivitas keuangan yang disebut dengan kredit. Kredit menjadi salah satu transaksi yang boleh dikatakan tua seiring dengan perkembangan kegiatan ekonomi manusia.

Terlebih saat ini jantung perekonomian bergantung pada aktivitas Masterpoker88 perbankan. Anda juga dapat dengan mudah memiliki properti seperti rumah atau kendaraan mobil tanpa harus mengumpulkan uang dalam jumlah besar. Cukup dengan mengajukan kredit di bank, kebutuhan yang Anda ingin penuhi dapat ditalangi terlebih dahulu.

Kendati demikian, masih banyak debitur yang belum memahami istilah dalam pengajuan pinjaman di perbankan. Hal ini penting agar Anda bisa memahami beban dan tanggung jawab, syarat dan ketentuan kredit, hingga terhindar dari penipuan oleh marketing kredit yang tidak jujur.

Istilah-istilah yang umum muncul dalam kredit perbankan

  1. KREDIT

    Adalah sejumlah dana yang akan Anda peroleh dari pihak pemberi pinjaman dalam hal ini bank. Dana tersebut wajib dikembalikan dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan dua belah pihak. Metode pembayarannya bisa dengan cara mengangsur.
  2. KREDITUR

    Institusi keuangan atau bank yang bertanggungjawab memberikan dana kredit kepada debitur atau konsumen setelah debitur lolos proses verifikasi.
  3. DEBITUR

    Individu perorangan atau kelompok yang tergabung dalam badan usaha yang mendapatkan hak untuk memperoleh sejumlah dana pinjaman.
  4. LIMIT KREDIT

    Batas jumlah maksimal dari dana kredit yang disetujui bank. Melalui prosedur yang ketat, bank dapat memberikan pinjaman di atas limit kredit, di bawahnya, maupun menolak pengajuan kredit dari calon debitur.
  5. TENOR

    Artinya adalah jangka waktu pelunasan kredit yang dibayar dengan cara mengangsur. Setiap bank biasanya akan mempertimbangkan masa pensiun, lama bekerja, atau jabatan debitur dalam pekerjaannya.

    Contoh kasus, tenor untuk nilai kredit sebear Rp 5.000.000 adalah 12 bulan. Artinya, Anda wajib melunasi nilai pinjaman ditambah bunga pinjaman dalam jangka waktu 12 bulan atau 1 tahun.
  6. ANGSURAN

    Sejumlah nominal uang yang harus dibayarkan setiap bulan dalam rangka pelunasa kredit. Jumlah tersebut sudah termasung angsuran pokok kredit dan bunga yang wajib dibayar debitur.
  7. BUNGA

    Persentase imbalan atas layanan pinjaman sebagai biaya jasa bank yang telah memenuhi kewajibannya dalam rangka menyalurkan dana kredit.
  8. BUNGA FLAT

    Metode penghitungan bunga kredit yang berpatokan pada total pinjaman dan persentasi bunga. Bunga flat, artinya debitur akan membayar tagihan yang jumlahnya sama hingga kredit dinyatakan lunas.
  9. BUNGA EFEKTIF

    Metode penghitungan bunga dengan yang berpatokan pada sisa pokok pinjaman. Sehingga, jumlah nominal yang dibayarkan debitur di setiap bulannya akan semakin mengecil dibandingkan jumlah pembayaran pokoknya.

    Metode penghitungan bunga efektif biasanya diterapkan pada produk kredit KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau kredit investasi.

BUNGA FIXED


Suku bunga fixed tidak dipengaruhi pasar, aktivitas rupiah maupun inflasi. Artinya suku bunga yang Anda bayarkan setiap periode jumlahnya sama hingga pembayaran kredit oleh debitur lunas.

AKAD KREDIT


Merupakan bagian penting dalam pengajuan kredit di mana akan dilakukan proses penandatanganan perjanjian kredit antara debitur atau penerima kredit dan kreditur yakni bank selaku pemberi kredit.

JATUH TEMPO


Adalah tanggal yang sudah ditetapkan sebagai batas akhir pembayaran angsuran kredit setiap bulannya. Anda sebaiknya selalu berupaya membayar angsuran sebelum jatuh tempo atau di tanggal jatuh tempo.

Jika Anda sering membayar melewati tanggal jatuh tempo, akan mempengaruhi kredibilitas Anda sebagai debitur. Hal ini juga akan menjadi bahan pertimbangan bank dalam pengajuan kredit Anda selanjutnya.