Tempat Makan Kuliner di Lampung Paling Enak

Tempat Makan Kuliner di Lampung Paling Enak

Culinary-tourism – Bandar Lampung, Susahnya cari makanan ciri khas Yogyakarta di Kota Bandar Lampung kelihatannya digunakan wanita satu ini untuk buka kesempatan. Maya Agustiya Sari, buka tempat kulineran Jugja La Rise sebagai lokasi untuk bernostalgia melahap makanan ciri khas Jogja. Cafe yang berada di Jalan Pulau Batam, Kelurahan Way Halim Permai, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung ini selalu ramai konsumen, ditambah lagi saat masuk waktu akhir pekan. Saat dikunjungi, Maya sedikit menceritakan awalnya eniti cafe yang dibuka pada 26 Oktober 2019 lalu ini.

“Awalannya gagasan membuka La Rrise ini karena saya pencinta makanan ciri khas Jogja, dan saya lama sekali tinggal di Jogja sepanjang 20 tahun lebih. Menikah di Jogja, punyai anak di Jogja, punyai sumai di Jogja, saya bekerja di Jogja,” bebernya ke kami. Saat pindah ke Propinsi Lampung, dia benar-benar rindukan masakan ciri khas Jogja. Tetapi karena susah mencarinya, pada akhirnya Maya buka sendiri cafe yang menyuguhkan beragam menu ciri khas dari tanah keraton itu.

“Menu makanan ciri khas Jogja semuanya ada di satu tempat, Alhamdulillah saya saksikan cafe dan restaurant yang besar telah banyak di Lampung, tetapi khusus kulineran ciri khas Jogja itu tidak ada di pada sebuah tempat,” tuturnya. Di cafe ini sediakan masakan ciri khas Yogyakarta seperti bakmi jawa, wedang ronde, angkringan, gudek, orak-arik mercon, dan beragam menu yang lain. Cita rasa bola pelangi yang mengikat juga diperlengkapi oleh seragam beberapa karyawan yang selalu kenakan pakaian tradisi Jawa.

“Saya ide mengambil Jogja mulai dari nuansa sampai pakaian karyawan. Semula saya cuma membuka cafe modern kecil saja hanya 1 ruko yang menunya ciri khas cafe biasa, saya saksikan pecintanya kurang. karena itu saya bikin nuansa Jogja ini ada Tugu Jogjanya,” Jelas Maya. Tidak itu saja, Maya juga langsung bawa koki dari Yogyakarta dengan arah supaya masakan yang dibikin persis sama seperti pada tempat asal.

“Lokasinya saya mengambil disini karena bersisihan dengan rumah saya menjadi lebih nikmat ngontrolnya juga. Kemungkinan orang kebingungan mengapa tidak mencari tempat lebih luas dan besar, yang banyak sekali tetapi yang menunya tradisional dan khusus ciri khas Jogja hanya berada di Kulineran Jogja La Rise ini,” terangnya.

Minimal cafe itu dapat memuat sampai 100 orang customer, tetapi beberapa konsumen setia harus bersabar dengan barisan yang lumayan lama igat tiap masakan disini selalu diolah saat diminta. “Jika ingin makan di kulineran Jogja La Rise harus bersabar, barisan umumnya setengah jam sampai 2 jam optimal 2 jam. Karena jika di bakmi jawa yang populer nikmat itu memerlukan kesabaran dan berbaris yang lumayan lama, lain dengan gudeg dan angkringan yang telah ready,”.

Dengan dibukannya kulineran ciri khas Jogja ini, Maya menginginkan beberapa customer yang ingin rindu Yogyakarta dapat terobati sesudah makan di cafe kepunyaannya ini. “Keinginannya dengan dibukanya kulineran Jogja La Rise ini warga Lampung tidak perlu jauh cari makanan ciri khas Jogja cukup tiba kesini untuk nikmati situasi dan makanan ciri khas Jogja. Orang yang dahulunya tinggal atau kuliah di Jogja dapat rasakan makan dan kongkow di Kulineran Jogja La Rise,”.

Untuk memahami, waktu operasional Kulineran Jogja La Rise mulai membuka jam 15.00-00.00 WIB dan selalu membuka setiap harinya.